Michelin Indonesia Bikin Melek Pelajar Soal Berkendara Bertanggungjawab

GATRA - Monday, 09 October 2017 11:32
Michelin Safety Academy kembali digelar untuk kali keempat, dengan melibatkan 400 siswa-siswi dari 10 SMA. (GATRA/Dok. Toha)

Jakarta, gatra.com – PT Michelin Indonesia menyadari pentingnya edukasi mengenai berkendara aman di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan Michelin Safety Academy (MSA), Michelin Indonesia berkomitmen untuk meminimalisir kondisi tersebut dengan membangun pola pikir positif bagi mereka untuk 'tertib' di jalan.



MSA sendiri adalah program keselamatan berkendara yang kali ini difokuskan bagi generasi muda berusia antara 17 sampai 20 tahun, yang merupakan kelompok pengendara pemula dan sedang dalam tahap mengambil uji Surat Ijin Mengemudi (SIM).

Memasuki kali keempat even tersebut dilaksanakan, MSA memperluas cakupannya dengan mengikutsertakan 10 Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Cilegon, dengan jumlah peserta mencapai 400 siswa-dan siswi.

Jumlah tersebut naik dua kali lipat dari tahun lalu, dimana saat itu 'hanya' terjaring 250 siswa dari lima sekolah yang dilibatkan. Yaitu SMA Labschool Rawamangun, SMAN 78, SMAN 29, SMAN 112 dan SMA Pembangunan Jaya Bintaro.

Frederick Mueller III, Presiden Direktur Michelin Indonesia, menuturkan MSA perwujudan fokus perusahaan di Indonesia yaitu Perfection in Safety, berdasarkan pada tiga pilar, keamanan melalui pemberian edukasi yang berkelanjutan mengenai berkendara aman, inovasi produk dan pelayanan serta dukungan purna jual yang prima.

"Sebagai bagian dari usaha untuk menciptakan ban paling aman, melalui program edukasi ini, kami berusaha untuk mencetak para pengendara muda untuk menjadi pengendara yang bertanggung jawab," ujar Frederickusai membuka MSA, Rabu (4/10) lalu.

Kick-off MSA 2017. (Dok. Toha)

Disisi lain, AKBP Aldo Siahaan, S.IK., Kasi Kemitraan Subdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri mengaku pengendara pemula rentan terlibat dalam pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, jika mereka tidak diperkenalkan bagaimana etika berkendara yang baik dan benar, ataupun mereka tidak memahami peraturan lalu lintas.

“Kami sangat mendukung program kemitraan Korlantas bersama Michelin dalam upaya menekan jumlah angka pelanggaran dan menekan jumlah angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya, terutama yang melibatkan pengendara pemula dan pelajar SMA," tambahnya.

"Michelin Safety Academy sangat sesuai dengan program Korlantas yang memiliki tujuan menanamkan budaya utamakan keamanan, keselamatan dan ketertiban di saat berkendara di jalan raya bagi generasi muda Indonesia,” tutur AKBP Aldo, dalam presentasinya dihadapan perwakilan sekolah yang hadir.

Para peserta diberikan berbagai pelatihan baik sesi teori maupun praktek selama sehari penuh di Pusdik Lantas Polri Serpong. Instruktur dari IMI Jakarta akan membantu melatih para murid dan mendemonstrasikan bagaimana teknik pengereman dan cara berbelok di tikungan tajam dengan benar dan aman.

“Berkendara secara aman merupakan kewajiban para pengemudi, termasuk pengemudi pemula dari generasi muda. Hal ini sangat penting tidak hanya bagi diri mereka sendiri namun juga bagi orang lain di sekitar mereka,” tutup Frederick.


Editor: Toha