Empat Instruktur Honda Asal Indonesia Bersiap di Ajang Safety Riding Internasional

GATRA - Wednesday, 11 October 2017 23:57
Empat instruktur utusan Honda asal Indonesia bersiap mengikuti ajang The 18th Safety Japan Instructors Competition yang bakal dihelat di Suzuka, Jepang. (GATRA/Dok. AHM)

Jakarta, Gatracom - Empat instruktur safety riding terbaik hasil dari kompetisi nasional instruktur safety riding yang digelar Astra Honda Motor (AHM), bersiap menghadapi ajang internasional The 18th Safety Japan Instructors Competition yang bakal dihelat di Suzuka, Jepang, 19-20 Oktober 2017 nanti.



Demi memantapkan langkahnya, keempat jawara instruktur Honda ini bakal menjalani latihan intensif di Traffic Education Rainbow Center (TERC), Hamanako, Jepang dan Suzuka Circuit Traffic Education Center (STEC) mulai 13 – 19 Oktober.

Sebagai informasi, keempat instruktur tersebut adalah para juara di Astra Honda Safety Riding Instructor Competition (AH-SRIC) yang sudah dilakukan pada Mei lalu. Yaitu Fendrik Alam pribadi yang akan bertanding di kelas 125 cc, Reza Novendri di kelas big bike 750 cc, serta Isa Giant Imandra dan Dimas Satria di kelas 400 cc.

Selama masa pelatihan berbagai materi mengenai keselamatan dan skill berkendara akan diberikan untuk mengoptimalkan potensi para peserta dari berbagai negara lainnya yaitu Thailand, Singapore, Malaysia, Taiwan, Vietnam, Philippines, Thailand, Turkey, dan Australia.

GM Marketing Planning and Analysis AHM, A. Indraputra mengatakan langkah persiapan ini untuk menjadikan mereka punya kemampuan dan kecakapan berkelas internasional. Nantinya, para instruktur itu dapat memanfatkan pengalaman tersebut guna mengampanyekan keselamatan berkendara saat kembali ke Tanah Air.

Plank riding, jadi salah satu materi pengujiannya.

“Kami berharap melalui berbagai persiapan intensif para instruktur binaan Honda mampu mengikuti kompetisi ini dengan kemampuan yang semakin terasah, sehingga dapat memberikan hasil yang positif,” kata Indraputra dalam siaran resminya, Rabu (11/10).

Sebelumnya, mereka terlebih dahulu menjalani latihan rutin sejak Juni 2017 di regional masing-masing. Setelah itu selama dua pekan terhitung sejak 25 September hingga 9 Oktober lalu, keempatnya mengikuti pelatihan terpusat di Safety Riding Center MPM, Surabaya.

Latihan praktik dilakukan demi menjaga konsistensi dalam pencapaian waktu dan performa maksimal dalam sesi braking, plank riding dan slalom course. Tak ketinggalan kelas motivasi dan latihan fisik, diantaranya lari dan gym untuk tetap menjaga kebugaran.

Tahun ini merupakan kali ke 10 duta safety riding Indonesia berpartisipasi di ajang itu. Di sana, peserta diuji dalam ujian teori dan praktik. Untuk ujian teori, peserta dituntut mampu memiliki pemahaman secara menyeluruh terkait ilmu pengetahuan, attitude serta teknik berkendara yang mengedepankan unsur keselamatan.

Sementara pada sesi praktik, peserta akan diuji kemampuannya melalui uji plank riding, kemudian course slalom dan braking, dimana peserta diuji terkait teknik pengereman jarak dekat secara stabil.


Editor: Toha